GAMBARAN KASUS IBU HAMIL DENGAN ABORTUS INKOMPLIT
DI RSUD SINGAPARNA MEDIKA CITRA UTAMA
TAHUN 2019

Judul

GAMBARAN KASUS IBU HAMIL DENGAN ABORTUS INKOMPLIT
DI RSUD SINGAPARNA MEDIKA CITRA UTAMA
TAHUN 2019

Pembuat

YUNI AISYAH TAMIMI

Abstract

PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN
STIKes RESPATI TASIKMALAYA
Karya Tulis Ilmiah, Agustus 2019
ABSTRAK
YUNI AISYAH TAMIMI
GAMBARAN KASUS IBU HAMIL DENGAN ABORTUS INKOMPLIT DI
RSUD SINGAPARNA MEDIKA CITRAUTAMA TAHUN 2019
Xv Bagian awal+ 72 Halaman+ 9 Tabel+ 9 Lampiran
Abortus adalah keluarnya hasil konsepsi sebelum mampu hidup diluar
kandungan <1000 gram atau usia kehamilan <20 minggu. Pada tahun 2017 jumlah
kejadian abortus sebanyak 246 orang dari 2752 ibu hamil (8.9%) mengalami
kenaikan pada tahun 2018 sebanyak 279 orang dari 2851 ibu hamil (9.8%).
Tujuan penelitian untuk mendapatkan gambaran kasus pada ibu hamil
denganabortus di RSUD Singaparna Medika Citrautama tahun 2019. Manfaat
penelitian ini memberikan manfaat khususnya dalam pengembangan asuh an
kebidanan kegawatdaruratan pada kasus abortus.
Metode penelitian adalah dengan pendekatan studi kasus subjek penelitian
mengambil 2 ibu hamil dengan abortus inkomplit. Instrumen yang digunakan
lembar ceklist, pedoman wawancara, lembar observasi. Pengambilan data
menggunakan analisis kualitatif.
Diagnosa subyek 1 dan 2 dilihat dari HPHT, usia kehamilan, hasil PP test
positif, sakit perut, pengeluaran hasil konsepsi, pemeriksaan dalam, pemeriksaan
penunjang. Faktor resiko pada subyek 1 karena perokok pasif, pada subyek 2
karena usia, paritas dan perokok pasif.Komplikasi pada kedua subyek yaitu tidak
mengalami komplikasi.Penatalaksanaan pada kedua subyek telah dilakukan sesuai
SOP rumah sakit.
Kesimpulan faktor penyebab terjadinya abortus inkomplit pendidikan yang
rendan, usia terlalu tua, dan gaya hidup. Saran ibu hamil merencanakan kehamilan
dengan sungguh-sungguh dan harus memeriksakan kehamilan minimal 4 kali.
Bahan bacaan: 34 (2009-2018)
Kata Kunci: Abortus inkomplit, faktor resiko, penatalaksanaan
MIDWIFERY DEPARTMENT PROGRAM STUDY
STIKES RESPATI TASIKMALAYA
Scientific Writing, Agust 2019
ABSTRACT
YUNI AISYAH TAMIMI
DESCRIPTION OF PREGNANT WOMEN CASE WITH INCOMPLETE ABORTION IN
SINGAPARNA MEDIKA CITRA UTAMA 2019
Xv Initial section + 72 pages + 9 tables + 9 attachments
Abortion is the release of the conception before being able to live outside the womb <1000
grams or gestational age <20 weeks. In 2017 the number of abortion events was 246 people
from 2752 pregnant women (8.9%) had an increase in 2018 as many as 279 people from 2851
pregnant women (9.8%). This study amis to obtain a description of cases in pregnant women
with abortion at Singaparna Health Center Medika Citrautama in 2019. The benefits of this
study provide benefits, especially in the development of emergency obstetric care in cases of
abortion.
This type of research is a case study descriptive method by taking 2 pregnant women with
incomplete abortion. The instrument used was a checklist sheet, interview guidelines,
observation sheet. Qualitative Analysis.
The diagnosis of subjects 1 and 2 can be seen from LPM, gestational age, positive
pregnancy test, abdominal pain, expulsion from conception, internal examination, supporting
examination. Risk factors in subject 1 due to passive smoking, in subject 2 due to age, paritas
and passive smoking. Complications in both subjects are not experiencing complications.
Management on both subjects has been carried out according to hospital SOP.
Conclusion of the factors that cause the occurrence of incomplete low abortion education, too
old , and lifestyle. Suggestions for pregnant women to plan pregnancy seriously and should
check for pregnancy at least 4 times.
Bibliography :34 (2009-2018)
Keywords: incomplete abortion, risk factors, management

Document Viewer